Jumat, 20 November 2009

KEUTAMAAN ORANG YANG BERILMU

KEUTAMAAN ORANG YANG BERILMU
Pada pembahasan yang lalu kita telah membahas betapa islam sangat memperhatikan persoalan ilmu ,sebelum kita melakukan sesuatu amalan ataupun pekerjaan baik urusan dunia apalagi urusan akhirat,sehingga dorongan motivsi bahkan sampai tingkat perintah yang sangat dianjurkan kepada ummat islam untuk mencari dan memperoleh ilmu sebanyak banyaknya.
Sampai sampai RASULULLAH SAW membandingkan orang yang berilmu pengetahuan dengan orang yang ahli ibadah tapi tidak ber ilmu,dimana beliau bersabda…….FATLUL ALIMI ALAL ABIDI KAFADLIL KAMARI LAILATAL BADRI ALA SYAIRIL KAWAKIBI……Keutaman orang yang berilmu dibandingkan dengan orang yang ahli ibadah ,itu jauh lebih utama dengan perbandingan bulan purnama dimalam hari yang cahayanya jauh lebih terang dibandingkan dengan sekian banyak bintang yang ada dilangit.
Jadi meskipun sekian banyak orang dan melakukan banyak ibadah dengan jumlah yang banyak dibandingkan dengan satu orang yang berilmu itu jauh lebih utama,itu gambararan dari apa yang disampaikan oleh RASULULLAH SAW.
Sebab memang sangat berbahaya ,sangat fatal…mana kala orang melakukan satu amalan tanpa dasar ilmu,bukan saja bisa salah atau keliru dan akibatnya..bukan Cuma merugikan dirinya sendiri tapi juga bisa merugikan orang lain.salah satu dampaknya manakala orang tanpa dasar ilmu dalam beragama,mengakibatkan bisa menimbulkan perpecahan dikalangan umat,dalam pembahasan yang lalu sudah pernah disinggung bahwa digambarkan RASULULLAH SAW nantinya ummatnya akan pecah menjadi 73 golongan.
Yang menjadi pertanyaan kemudian mana golongan yang paling benar sebab semua mengklaim bahwa dirinya yang paling benar,dalm hadist dikatakan yang paling benar adalah yang berpegang teguh kepada Al`qur`an dan sunnah rasul ,namun kemudian semua golongan yang ada mengaku semua berpegang kepada Al`qur`an dan hadist.

Mengikuti hadist itubukanlah perkara sederhana,baik karna banyaknya hadist hadist doif dan hadist palsu…sedangkan hadist sohih saja dikalangan sahabat sendiri masih terkadang salah paham terhadap sebuah hadist…masih mending kalau perbedaan yang mamang memungkinkan terjadi sebagaimana dengan ABU BAKAR dan UMAR yang berbeda dalam mengerjakan shalat tahajjud,ada yang disirkan dan ada yang dijaharkan,bagaimana pula para sahabat yang berselisih paham tentang shalat asahar ,ada yang dijalan dan ada yng shalat nanti di bani quraida,ada yang shalat cukup dengan tayamum ada yang mengulang setelah ketemu air padahal sudah shalat pakai tayammum,,kalau sekedar perbedaan pendapat seperti ini sangat memungkinkan dalam islam ,dan begitu juga persoalan mengikuti Al`qur`anul karim ,pada pembahasan yang lalu,gambaran ummat islam hari ini melihat qur`an ibarat kelompok orang buta yang ketemu kerbau,masing masing memegang bagian bagian tertentu dari kerbau itu,dan mengambil kesimpulan itulah yang dinamakan kerbau.
Ada seorang buta yang memegang tanduknya kerbau,dia mengambil kesimpulan yang dinamakan kerbau adalah KERAS DAN RUNCING sebab memang tanduk kerbau yang dipegang,dan begitulah dalam ajaran islam ada kelompok tertentu yang memegang Al`qur`an itu adalah bagian bagian kerasnya,sehingga lahirlah kelompok Fundamentalis,ekstrimis,teroris,salah satu contoh ,biasanya kelompok yang beraliran keras seperti ini ,kalau ketemu dengan instruktur kawakan ahli retorika , kebetulan berhadapan dengan orang orang yang kebanyakan frustrasi,yang tidak punya kerjaan,mau kuliah tidak punya cukup uang,mau usaha tidak punya modal,mau melamar pegawai tidak puny a ijasah, dan segala macam,terus ketemu kajian yang riskan seperti ini ya sangat rentan….contohnya ada ayat bunyinya KUTIBA yang bermakna telah diwajibkan itu hanya ada empat didalam Al`qur`an semua terdapat dalam surah Al baqarah ,yang pertama pada ayat 178 yang kedua ayat 180 yang ketiga ayat 183 yang keempat ayat 216,selain ini tidak ada lagi ayat berbunyi kutiba, yang bermakna telah diwajibkan……yang prtama itu adalah KUTIBA ALAI KUMUL QISAS telah diwajibkan atas kamu hukum qisas,
Yang kedua adalah KUTIBA ALAIKUMUL WASIAH diwajibkan atas kamu berwasiat. Yang ketiga adalah KUTIBA ALAIKUMUL SIAM diwajibkan atas kamu berpuasa dibulan ramadhan ini yang sangat populer. Yang keempat adalah KUTIBA ALAI KUMUL KITAL diwajibkan atas kamu perang.
Logikanya kalau memang Al`qur`an itu semua yang ada didalamnya itu adalah perintah apalagi sudah jelas kutiba, kenapa ummat islam hari ini hanya melaksanakan ayat 183,kalau toh masih dikerjakan yang lain paling kutiba alaikumul wasiah ija hadar adakumul maut,tapi kalu sudah sampai pada kutiba alaikumul qisas ….mana ada sekarang ummat islam yang melaksanakan hukum qisas,kalaupun ada yang dipukul, balasnya juga dipukul ,ada yang cacat yang memukul juga harus cacat,kalau yang dipukul mati maka yang membunuh itu juga harus dibunuh,itu hokum qisas .
Begitu juga kutiba alaikumul kital ,diwajibkan atas kamu perang….kenapa ini tidak dilaksanakan,padahal sama sama kutiba,apa bedanya kenapa ni tidak dilaksanakan,….lebih jauh ..ayat yang berbicara tentang berpuasa dibulan suci ramadhan dalam al`qur`an itu hanya ada empat ayat,yang secara implicit bicara tentang puasa ramadhan..Cuma ayat 183,184,185 dan 187 selain itu tidak ada lagi ayat yang berbicara tentang puasa dibulan suci ramadhan.
Sementara yang berbicaratentang perang itu bukan Cuma empat ayat puluhan bahkan ratusan ayat,disurah an`anpal itu ayat perang melulu,di surah at`taubah sampai tidak ada basmalahnya itu saking kerasnya ayat ayat yang ada disitu mayoritas berbicara tentang perang……kenapa hal ini tidak dilaksaanakan ummat islam hari ini.
Bahkan ada hadist yang magatakan INNAMA BUITTULI UTAN LIMA MAKARIMA AHKLAK saya diutus untuk menyempurnakan ahklak BUITTU BIHAJA WAHAJA kata RASULULLAH SAW saya diutus dengan pedang ditangan kanan dan QUR`AN ditangan kiri.,berarti memang harus dengan pedang,menariknya lagi dalam sejarah…perang terjadi dijaman RASULULLAH SAW itu tidak kurang dari 80x peperangan,kurang lebih 80x peperangan dijaman RASULULLAH SAW,padahal perang pertama kali itu terjadi pada tahun 2 hijiriyah,sementara nabi dimadinah Cuma 10 tahun,berarti 8 tahun 80x perang kalau dirata ratakan 1 tahun 10x perang dan kadang 1x peperangan memakan waktu 2 minggu perjalan pergi,2 minggu pulang jadi selama pulang pergi itu terjadi peperangan setiap hari selama 8 tahun,berapa lama itu waktu digunakan habis untuk pernang,baik yang dipimpin RASULULLAH SAW maupun tidak, dan banyak sekali ayat dan hadist yang berbicara soal peperangan ini…bagaimana motifasi yangterdapat pada surah at`taubah ayat 111 yang artinya bahwa orang beriman itu sudah menjual diri kepada ALLAH SWT harta dan seluruh dirinya,maka konsekuensinya adalah dia harus berperang membunuh atau dibunuh , ganjarannya sudah ditetapkan oleh ALLAH SWT ,bahkan yang mati sahid bisa memberikan safaat kepada keluarganya sampai 70 orang,..nah kalau ayat dan hadist yang sperti ini yang di bahas dan dikaji tentang sejarah perang , inilah yang melahirkan kelompok kelompok exstrimis, fundamentalis,sebab memang ada ayatnya ,….kalau ditanya ..loh inikan qur`an juga ,ada ayatnya dan ada hadistnya,ada sejarahnya,dan sahabat sahabat RASULULLAH SAW rata rata gila perang, HALID BIN WALID tidak kurang dari 60 bekas sabetan pedang dan panah dipunggungnya…..itu para sahabat ..nah kalau orang orang yang frustasi dalam hidup ini didoktrin yang sperti ini,terus diiming iming kamu mati imbalannya surga yang ditangan bahkan bisa emberikan safaat kepada 70 orang keluarganya,nah ini lebih bagus daripada pusing memikrkan kehidupan yang sekarang.dan banyaklah kelompok kelompok yang seperti ini adanya,ini ketemu tanduknya islam namanya ini.ketemu ayat ayat dan hadist hadist yang keras keras …ya ..begni jadinya.
Ada juga kelompok islam yang ketemu yang lunak lunak,..perutnya kali yang dipegang ,yang asyk dengan dirinya ,satu diantaranya dapat ayat yang berbunyi…HUSKURULLAH ZIKRAN KASIRAH,…..berzikirlah kau kepada ALLAH SWT dengan zikir yang banyak WASIBBIHHU BUKRATAL WAASILAH bertasbihlah kamu pagi dan sore hari….jadi sepanang hari sepajang malam kerjanya zikir melulu,.ibadah terus…adalagi ayat yag berbunyi ALA BZIKRILLAH TATMAINNA KULUB ……dengan mengingat ALLAH hatimu akan tenang…nah inilah yang dikerja sepanjang hari,..zikir dan zikir terus ada lagi hadist yang berbunyi …..siapa yangmembaca al`quran walau satu huruf…akan mendapatkan 10 pahala,wala akuluu alif lam mim harkun,saya tidak mengatakan alif lam mim satu huruf tapi alif satu huruf lam satu huruf mim satu huruf ,jadi baru alif lam mim sudah tiga huruf kali 10 =30 pahala ,maka yang dikerja sitiap hari baca al`quran dan zikir terus,menjelang tidur dihitung ulang jumlah huruf yang dibaca seharian Alhamdulillah 250 huruf x10 =2500 pahala saya hari ini…kalau mati surga ditangan …asyiklah dia membaca al`quran dan zikir melulu …ibadah melulu tdak pusing dengan urusan orang lain ..tidak mau tau dengan anak istrinya..sampai dirinya tidak mandi bajunya tidak dicuci apalagi disetrika,yang penting sudah asyikdia dengan baca al`quran dan zikir yang banyak …kan hatimu akan menjadi tenang ….bertawakkallah kamu seperti tawakkalnya burung,..banyak sekali ayat dan hadist yang menyangkut tentang ini,itulah dibaca zikir melulu…. Ada lagi nanti orang yang mengkaji al`quran dalam bidang ekonomi,ayat ayt yang ada kaitannya dengan infak,sedekah,sedekah jariyah,sumbanga membantu anak yatim dan fakir miskin jadi yang dipikir cari uang yang sebanyak banyaknya …bisa nik haji ..siapa yang naik haji mabrur…shalat satu kali di masjidil haram sama dengan 1000x shalat mesjid lain,shalat dimesjin nabawi 1000x,500x dimasjidil aqso ,begitu selanjutnya ayat ayat yang dibahas,jadi persoalan ekonomi melulu,bahwa tangan diatas lebih mula dari pada tangan dibawah…jadi motifasinya cari uang yang banyak dan banyak sekali ayat dan hadist menyangkut tentang ini,…ya….itu melulu yang dikaji,
Ada juga yang asyik kerjanya belajar melulu,pendidikan melulu,ayat da n hadist yang menyangkut ilmu yang dibahas.
Ada juga yang kerjanya bikin pantai asuhan dimana mana..sebab yang dikaji adalah ayat yang ada di surah AL`MAUN ..araita terus yang dibaca…carilah ayat,hadist yang mendukung tentang ini dan memang semua ada ayatnya dan ada hadistnya.
Betapa mulyanya orang yang memelihara anak yatim,mengurus pakir miskin,maka bikinlah panti asuhan dimana mana,…..ya..semua punya ayat,semua punya hadist,…inilah kemudian yang menyebabakan terjadi beberapa kelompok dalam islam ini,banyak sekali hal hal lain yang seperti ini karena memeng masing masing memegang al`quran itu bahagian bahagian tertentu saja….tidak secara keseluruhan ….sehingga kalau ditanya………., kami berpegang kepada al`quran dan hadist..?..betul semua berpegang kepada al`quran dan sunnah,………tapi kenapa beda ..karena masing masing lain yang mereka dalami lain yang mereka kaji.
Untuk tahapan sampai disini tidak menjadi masyaalah untuk mereka asyik dengan dirinya,yang menjadi masyaalah kalau mereka mengklaim merekala satu satunya yang benar dan yang lain keliru,dan inilah yang fatal kalau seperti ini,..sehingga jangan sampai kita pada posisi memfonis pelaku bom bunuh diri itu,….itu urusan ALLAH SWT…..LAHA MAKASSABAT WALAKUM MAKASABTUM…..dalam beberapa kesempatan kita sering ditanya bagimana menurut kita tentang pelaku bom bunuh diri itu,bagaimana tentang kelompok ini,jawaban yang harus kita katakan…ALLAH SWT yang akan membalas apa yang sudah mereka kerjakan,yang pasti ..ALLAH SWT juga akan membalas apapun yang sudah kita kerjakan….sehingga yang perlu ditanyakan kita bagaimana pula cara ber islam kita…apa yang sudah kita lakukan.mereka sudah berbuat dihadapan ALLAH SWT…itu dia punya urusan sebab ALLAH SWT berfirman ALLAJI HALAKAL MAUTA WAL HAYATA DIBYADUAKUM AYYAKUM AHSANA AMALA kita ini semua peserta ujian tidak ada yang diangkat menjadi juri,menjadi hakim ,menjadi pembuat keputusan,….yang menjadi juri,yang menjadi penentu itu adalah ALLAH SWT ..ibarat ujian kita hanya disuruh mengerjakan …maka inilah yang unik kalau ada orang yang berprofesi mengambil alih kerjanya tuhan unk menjadi juri itu (menjadi hakim) sebab yang menentukan AHSAMU AMWALA itu hanya ALLAH SWT satu satunya tidak ada yang diberi mandate untuk menjatuhkan vonis,…maka ada juga orang…. yang lain sudah sibuk mengerjakan soal, dia malah sibuk memperhatikan kerjanya orang lain,..giliran habis waktu ditanya mana kerjamu….ah belum sempat…kenapa ….saya sibuk memperhatikan kerjanya orang lain,…ini keliru,..ini salah…sementara kerjanya sendiri tidak beres beres…inilah yang konyol yang seperti ini.
Nah…sekarang pertanyaannya kemudian ialah lantas bagaimana idiealnya kita dalam berislam ini.
Seperti yang pernah disinggung sedikit waktu ada pertanyaan,kenapa kemudian ummat islam jadi seperti ini modelnya:karna kebanyakan ummat islam mengambil al`quran itu bahagian2 tertentu,yang digambarkan dalam surah al`baqarah ayat 85,diujung ayat dikatakan,bahwasanya yang menyebabkan islam ini (umat ini) jadi seperti ini…..hina di dunia dan diakhirat akan mendapatkan ajab……,karena dia beriman kepada al`quran itu hanya sebagian dan mengkafiri pada bahagian lain,…mengkafiri yang dimaksud bukan dan tidak mesti dalam ucapan tapi dalam sikap dan prilaku,menandakan bahwa dia tidak mengimani,tidak mau menjalankan ajaran islam yang lainnya,hanya mengambil pada bagian bagian tertentu saja …ya ..jadinya seperti beberapa orang buta yang ketemu seekor kerbau,..ada yang memegang tanduknya…keras dan tajam…ada yang memegang ekornya………….. kecil panjang,ada yang memegang kakinya…………..berliku ada yang lurus ada yang bengkok,ada yang memegang perutnya………….besar dan lembut dan seterusnya….bahkan diayat 115 surah annisa itu extrim sekali ,satu satunya ayat yang berbunyi…ULAIKA HUMUL KAFIRUNA HAKKA…mereka inilah sebenar benarnya kafir,yaitu orang orang yang … TUKMINUNA BI’BA’DI WAMA TAKFURUNA BIBAID adalah orang yang mengimani sebagian dan mengkafiri sebagian yang lain……..jadi memang konsekuensinya orang dalam berislam yang benar itu adalah seperti yang digambarkan dalam Surah AL BAQARAH AYAT 208.........ini sangat populer :YAA AYUHALLAJINA AMANU UDUHULU FISSILMI KAFFAH : kita harus berislam secara KAFFA,secara totaliitas tidak boleh berislam itu secara parsial, hanya bagian-bagian tertentu dan mengkafiri bagian yang lain, sekali kita menyatakan islam maka kita harus berislam secara totalitas secara keseluruhan, maka ABU ALAMUDDIN manyatakan bahwa “ambil islam secara keseluruhan atau tinggalkan saja. Sebab rugi sekali kalau berislam tidak secara keseluruhan ya.........sama saja,bahkan lebih fatal lagi kalau ada yang berislam tidak secara keseluruhan, kalau mau berislam ....... islam secara total kalau tidak,..tidak sama sekali supaya jelas status kita sesungguhnya,...ya begitu seharusnya.
Cuma pertanyaannya kemudian apakah ada orang yang berislam langsung secara kaffah,.....itu perlu proses,ada tahapannya,...nah bagaimana berislam secara kaffah itu.
Sebelum kita membahas lebih lanjut berislam secara kaffah,kita perlu tau paling tidak dasar dasar islam itu yang sudah sangat populer.


DIBANGUN ISLAM ITU ATAS LIMA DASAR

1,SYAHADAT,PONDASI,FALSAFAH,FISI MISI
2.SHOLAT,TIANG,PENDIDIKAN,PELATIHAN
3.ZAKAT,ATAP,EKONOMI,REWORD
4.PUASA,DINDING,SOSIAL BUDAYA,SUPPORT SYSTIM
5.HAJI,PAGAR,POLITIK,PENGHARGAAN
Ada lima dasar dalam islam dan inilah yang dituntut kita berislam secara kaffah.
Untuk lebih memudahkan dalam pemahaman kebetulan memang ada hadist yang terkait dengan ini,RASULULLAH SAW bersabda ..ASSHALATU IMANUDDIN,...shalat itu adalah tiang agama.
Jadi kalau diibaratkan bangunan maka sahadat adalah pondasinya, shalat adalah tiangnya,zakat adalah atapnya,puasa adalah dindingnya,haji adalah pagarnya.
Rumah yang ideal adalah,yang terdiri dari PONDASI,TIANG,ATAP,DINDING,PAGAR, .........Begitu juga ibarat membangun sebuah komunitas masyarakat,sebuah negara yang ideal atau kalau negara itu mau kuat, adil makmur,aman,..dia harus punya FALSAFAH,..PENDIDIKAN,..EKONOMI,..SOSIAL BUDAYA,...POLITIK..Sebuah negara yang ideal harus utuh dari lima hal ini.
Maka yang dimaksud berislam secara kaffah ini,semua kelima limanya harus dilaksanakan, kalau kita mau mambangun sebuah rumah yang ideal kelima-limanya harus lengkap maka akan konyol kalau ada orang yang berislam hanya mengerjakan sholat saja ini berarti dia memiliki rumah hanya dengan tiang melulu,mana ada rumah yang bisa ditempati kalau hanya terdiri dari tiang,kalau hujan kehujanan,kalau panas kepanasan,malah kalau salah-salah tiangnya rebah malah dia yang ketindis,banyak orang yang berislam kayak begini,Cuma tiang melulu. Ada pula tiangpun tak dikerjakan dia Cuma puasa saja tapi tidak sholat banyak ummat islam yang seperti ini masyarakat disekitar kita juga banyak pemahaman seperti ini,banyak kalau puasa ramadhan puasa juga tapi giliran sholat tidak sholat ,ini sama dengan bikin dinding tiada tiang, tiada atap, tiada pondasi mana bisa mendatangkan ketenangan dalam rumah dalam kondisi seperti ini modelnya,..nah begitu juga dalam membangun sebuah negara yang ideal.
Untuk lebih mendalam pengkajian tentang hal ini ,kita merujuk kepada firman ALLAH SWT surah AL`ISRA ayat 81..WAKUL JAALHAQ WAJAHAQAL BAQDI INNAL BATILA KANA JAHUWPA=dan katakalah kebenaran telah datang dan yang bathil telah lenyap,sungguh yang batil itu pasti lenyap. ALLAH SWT berfirman dalam ayat ini,bahwa kalau kebenaran telah datang maka kebatilan itu pasti lenyap,karna kebatilan itu pada dasarnya pasti akan hancur,...kalau dibalik atau kalau didengar kaidah hukum pengertian terbaliknya.....kalau masih ada kebatilan itu berarti kebenaran belum datang karna kalau kebenaran datang maka kebatilan pasti lenyap,karna kalau kebatilan masih ada berarti kebenaran belum datang,atau diibaratkan cahaya kalau kita turunkan saklar semua mati lampu berarti gelap,begitu cahaya datang gelapnya akan hilang,Cuma mungkin cahaya masih sedikit,masih remang remang,yang mungkin kebenaran yang datang sekarang masih sedikit sehingga kebatilannya juga masih nampak masih samar samar. Pertanyaannya kemudian bagaimana mendatangkan kebenaran yang akan menyingkirkan kebatilan itu.
ADA TIGA PERSYARATAN MENDATANGKAN
KEBENARAN(Persyaratan berislam secara KAFFAH)
1.BENAR YANG DIBAWA. Maksudnya betul betul yang dibawakan AL`QUR`ANUL KARIM DAN SUNNAH RASULULLAH SAW,Banyak orang mengklaim membawakan kebenaran sekarang ini.tapi kalu bukan kebenaran yang bersumber dari AL`QUR`AN DAN SUNNAH ..itu omong kosong dan itu pasti kebatilan,bagaimanapun kebenaran menurut logika.menurut perhitungannya kalau bukan bersumber dari AL`QUR`AN DAN SUNNAH RASULULLAH SAW itu pasti kebatilan kalau memang tidak sejalan dengan AL`QUR`AN DAN HADIST.
Yang namanya manusia itu sangat terbatas ilmunya........ada sebuah cerita mengenai keterbatasan ilmunya manusia ini. Ada seorang Profesor pernah berdialog dengan masyarkat biasa di Banjar Masin dipinggir sungai barito,...ini ceritanya pak Adi Sasono,Pada suatu ketika sang Profesor melakukan penelitian...disela sela diskusi justru sang Profesor yang dites oleh orang kampung yang ditelitinya.....Prof... kira kira berapa kali melompat kodok yang didepan kita ini kalau mau menyeberang baru sampai……….?profesor bilang ah gampang betul jawabnya itu,..hanya ada dua rumusnya…pertama…kita harus hitung berapa luas sungai ini ,yang kedua berapa jauh lompatan kodok satu kali,kalu itu sudah ketemu sudah ketahuan berapa kali kodok melompat baru sampai keseberang,..penduduk setempat mengatakan setahu saya sungai ini kurang lebih 100m ….terus kodok ini berapa jauh lompatannya….menurut pengalaman satu kali melompat 5o cm… ya sudah ketahuan tinggal dikali dua …karma sekali lompat setengah meter dan lebar sungai 100m maka dia 200 kali lompat sampai keseberang ….terbahak bahak ini orang kampong, …lo kenapa kamu tertawa….terlalu banyak prof…..memangnya berapa kali….setahu saya tidak segitu….loh mana mungkin?..sekarang kita tes….diambillah kodok itu dan diusir supaya melompat keseberang…..begitu melompat kesungai tidak melompat lagi dia tapi berenang nantilah sampai diseberang baru lompat lagi….bagaiman prof….betul juga ternyata Cuma dua kali lompat sudah sampai keseberang. Ini Cuma contoh sederhana,yang namanya manusia itu secerdas cerdasnya..itu pasti pumya keterbatasan,punya kelemahan….kadang kadang adahal tertentu tidak mampu dia pikirkan.
Nah inilah yang berbahaya kalau dia sudah terjebak dengan teori dengan rumusan dengan hokum yang mereka buat sendiri seolah olah tidak ada alternative lain,..banyak orang yang seperti ini modelnya.pokoknya kalau sudah dianalisa sudah ditetliti sudah dikaji sedemikian rupa menurut teori hukum yang ada sudah pasti benar..tapi menurut ALLAH SWT itu belum pasti. ASA ANTAKRAU SEAN WAHUWA HAIRUL LAKUM WAASA ANTAIBHUSEAN WAHUWA SARRUL LAKUM. Salah satu contoh uuapp yang masih controversial sampai sekarang,..kalau mendengarkan tanggapan yang anti terhadap ini kadang masuk juga diotak,apalagi para selebritis yang bebicara tentang hal ini para seniman,disorotlah dari sudut pandang mereka masing masing kadang logis betul,tapi selogis apapun itu kalau sudah tidak sejalan dengan al –quran dan sunnah itu sudah pasti kebatilan. Orang yang akan memperjuangkan kebenaran yang pertama kali yang harus di sorot adalah:(1) BENAR YANG DIBAWAKAN, harus betul betul al-quran dan sunnah. Yang dimaksud sunnah :Apa yang diucapkan nabi,apa yang dikerjakan nabi,apa yang dibenarkan nabi,diluar itu bukan sunnah namanya..dia bisa tradisi,bisa budaya, bisa sekedar ajaran ajaran nenek moyang. Nah kalu dia bukan al`quran dan sunnah itu mennyebabkan kemudiankebenaran ini bias batal perjuangannya.Selanjutnya yang:(2)HARUS BENAR YANG MEMBAWA ,Banyak orang sudah membawakan al`quran dan sunnah,tapi orang yang membawakannya lagi yang tidak benar.apa inilah yang dikatakan ALLAH SWT dalam surah ASSAF ,yang sering dibahas kadang oleh para muballiq,para dai,dimana ALLAH SWT berfirman: KABURA MAKTAN INDALLAH ANTA KUKU MALA TAFALUN, ALLAH sangat murka kepada seseorang yang pintar mengajak orang berbuat kebaikan melarang orang berbuat kemungkaran tapi dia sendiri tidak melaksanakannya ANTAKMURUN NAUNASA BILBIRRI WAKTANSAUNA AMPUSAKUM,kamu mengajak orang untuk bebuat kebajikan sementara kamu sendiri melupakan dirimu. Coba kita kalkulasi…..tidak usah semua ummat islam di INDONESIA ini khusus yang khutbah jummat saja yang rutin khutbah setiap jumat,tidak usah semua ilmunya para hkotib cukup yang mereka pernah khutbahkan saja konsisten melaksanaka apa yang mereka khutbahkan,saya yakin tidak begini cerita islam di INDONESIA. Tapi mengapa jadi begini…?karena para mubaliknya ,para ustadznya banyak yang tidak benar,banyak yang tidak konsisten melaksanakan apa yang mereka bawakan,sebab memang kemudian banyak dijelaskan dalm hadist ,banyak betul para muballik,para dai,para ustastd yang dilempar keneraka jahannam,sampai para malaikat bingung sendiri…FIMA KUNTUM….kenapa kamu ini kok dilempar juga kesini,orang 2 lain apa lagi yang sering diceramahi sekian lama…sampai bertanya..ALANTA KUNTAKMURUNA BILMAKRUFI WATAN HAWNA ANILMUNKAR ..Bukankah bapak dulu yang sering menceramahi kita,sering membawakan khutbah jumat,sering mengisi pengajian,kajian ritin ,?????kok dilempar juga kesini!!!!ada apa gerangan…ya karna seperti itu modelnya.
Sampai satu riwayat konon pernah seorang muballik yang sering mengajak anaknya untuk pergi ceramah kemana mana,setiap ceramah anaknya diikutkan….dan ayat andalannya yang pertama kali dikaji adalah ayat yang berbunyi..LANTANAHUL BIRRAHATTATUM PIKU MIMMA TUHIBBUN..kami tidak akan dikatakan yang sempurna kebaikannya kalau kamu belum mampu mengumpakkan,memberikan sesuatu yang paling kau cintai kepada orang lain…dan itu yang dibahas dimana mana dan yang ternyata dimaksudkan supaya para jemaah yang mendengarkan ceramahnya ini berinfak kepada sang ustaztd sesuatu yang baik baik dan apa yang paling dicintai itu yang diserahkan kepada para ustazt para dainya itu yang ditargetkan ceramahnya dia giringlah jemaahnya sedemikian rupa. Suatu saat ada tamu yang berkunjung kerumah sang ustazt,lama berdialog …tiba jam makan..sementara ustazt pernah membahas kalau jam makan ada tamu yang datang wajib disiapkan makanan..begitu cara melayani tamu dan berikan yang terbaik,..sang ustazd beritahulah istrinya …bu ada tamu diluar siapkan makanan..sudah jam makan siang…..bingung istrinya tidak ada lauk pauk…bagaimana caranya ini…anaknya mendengar ibunya bingung…dia turun kebawah diambil ayam …dia potonglah ayam ayahnya dia bawalah keatas bu ini dimasak dihidang untuk tamu….begitu dihidang kaget sudah bapaknya eh kenapa ada ayam yang dikeluarkan, ini darimana datangnya,mulai dia gelisah..setelah dimakan weh agak besar dia punya paha….curiga dia darimana datangnya ini ayam,..akhirnya tidak konsentrasi bapak ini makan…..begitu tamunya pulang dia langsung lari kebelakang …bu darimana ayam tadi yang dihidang untuk tamu…wah saya juga tidak ngerti…saya kira bapak yang suruh bawa… loh darimana memangnya…anak kita yang bawa tadi…dicarilah anaknya dan ditanya darimana itu ayam? Dia bilang dari kandang pak dibawah rumah..!...ayam yang mana yang kau potong?....anaknya bacakanlah ayat yang sering AYAHNYA BAWAKAN SETIAP CERAMAHNYA….kan ayah sering ceramah LANTANALUL BIRRAHATTA TUMPIKU MIMMA TUHIBBUN….dijewer telinga anaknya kamu ini …itu ayat bukan untuk kita …itu untuk orang lain…..nah ini dia sudah tidak sadar seperti itu…banyak kayak ini modelnya para ustazt,para dai,para muballik cari ayat,hadist itu untuk para jamaahnya bukan untuk dirinya,sehing para muballik itu sibuk cari baca ayat cari hadist cari referensi itu kalau ada undangan ceramah memang ditargetkan untuk diceramahkan untuk diajarkan bukan untuk dilaksanakan,sehingga kalau tidak ada jadwal ceramah tidak ada jadwal khutbah menggali al`quran mengkaji hadist,membaca buku…ah ngapain repot repot tidak ada juga jadwal,tiada acara.memang ditargetkan untuk diceramahkan bukan untuk dilaksanakan,inilah kemudian yang merusak dan kenapa islam tidak bangkit bangkit bangkit seperti ini,muballiknya saja sperti ini apalagi jamaahnya…jadi ini yang banyak terjadi hari ini…..nah disamping benar yang dibawakan harus benar pula yang membawakannya.harus benar yang membawakannya dia juga harus melaksanakannya….(3) YANG KETIGA HARUS BENAR CARA MEMBAWAKANNYA….Disamping benar yang dibawakan al`quran dan hadist orang yang membawakannya sudah konsisten tapi yang ketiga juga harus benar cara membawakannya….maka ada ungkapan, kadang kita benar dalam prinsip tapi keliru dalam cara,padahal cara itu juga prinsip dalam islam.sehingga kita dalam membawakan kebenaran harus juga dengan cara yang benar.suatu ketika ada sebuah kampung yang dibina oleh seorang guru yang sudah cukup tua kebetulan seorang DA’I, yang mendapatkan warisan kitab yang memang juga sudah cukup lama, dan sudah dimakan rayap. Dia punya beberapa huruf dan beberapa hadist didalam kitab itu, ya………kita tau dalam bahasa arab salah satu titik bisa rawan artinya, salah dalam pengucapannya dalam ilmu tajwid itu beda sekali maknanya. Salah satu contoh kolbi dengan Qolbi, itu beda betul maknanya. Ini hanya beda huruf Ka dengan huruf Qi, bagaimana kalau cara penyebutannya ini jauh sekali maknanya, maka kalau ada orang yang ber do’a “ALLAHUMA SABBIT KALBI” yang berarti ya allah kuatkan-lah anjingku. Kata anjing diatas, hanya beda huruf Ka dengan Qi, kalau QOLBI ini adalah hatiku jadi, kalau orang berdo’a maksudnya kuatkan hatiku, tapi salah cara mengucapkannya, maka berarti yang ia minta diberi kekuatan bukan hatinya, melainkan anjingnya. Yang maksudnya jangan di bolak – balik, nah dalam bahasa arab banyak sekali yang seperti ini, salah penyebutan huruf sedikit saja bisa jauh sekali maknanya .
Nah begitulah hadist yang ditemukan oleh guru (kyiai ) dikampung mendapatkan juga kitab yang sudah dimakan rayap seharusnya maknanya tidak seperti itu Cuma karna salah membaca akhirnya hadist itu berbunyi SHOLATLAH KAMU DENGAN TIKUS DAN KAYU maka diajarkanlah pada jamahnya karna itu hadist sohih,……Cuma dia tidak tau sudah dimakan rayap sebagian hurufnya…akhirnya jamah disitu setiap waktu sholat dia harus mengantongi tikus kering dikantongkanan kayu kering dikantong kiri..disiapkan memang dipintu masjid setiap orang masuk harus bawa itu. Menyebar berita ini sampai ke sebuah madarasah….sehingga sang ustzt pengasuhnya menawarkan kepada para santri,siapa yang mau memberitahu orang dikampung itu ,bahwa keliru benar itu apa yang mereka laksanakan…berlombalah mereka angkat tangan..nanti saya ustazt yang berangkat kesana …ditunjuklah santri yang paloing semangat yang paling pintar paling berani berangkat kesana,………….berangkatlah dia ,…sampai disana dia teliti …wah ternyata betul bukan Cuma issu,…orang sholat disini pake tikus pake kayu…keliru benar ini..akhirnya dia masuk sholat,elesai sholat dia minta ijin sama pak kyiai kepada pak imam,.pak biaa saya mengisi tablik sebentar?...pak kyai bilang silakan …kita senang betul kalau ada yang ceramah….langsung dia ceramah……setelah mukaddimah basa basi panjang lebar …langsung dia jelaskan apa yang bapak bapak laksanakan dikampung ini adalh sesaat.,ini ajaran yang keliru tidak ada ayat ,hadist yang menjelaskan dan tidak pernah para sahabat melaksanakan sholat pake tikus dan kayu,..oh banyak komentarnya …belumselasai ceramahnya ,babak belur dihajar massa yang ada dikampung itu….ahkirnya lari ter birit birit pulang…langsung dia ngomong sama kyainya…..aih kapir,keparat ,neraka semua tempatnya orang yang dikampung itu…masa saya sementara ceramah dihajar babak belur seperti ini.. ..senyum senyum ustaztnya…..ditawari kembali kepada para santri…..siapa lagi yang mau kesana…tiada lagi yang berani mengajukan diri …adedeh babak belur kita ceramah disan …akhirnya sang ustaz menunjuk salah satu santrinya ….. beritahu ….mereka dikampung bahwa keliru yang mereka kerjakan ..berangkatlah dia kesana,..sampai disan dia ikut berjamaa dan tidak minta sat kalipun untuk berceramah,tapi dia ikut kegiatan apa yang dilakukan masyarakat dikampung itu dan dia selalu duluan datang kemesjid dan pulang lebih belakang…setiap imam member pertanyaan dia selalu duluan.yang palng serius,setiap ada sesuatu persoalan dia duluan yang bertanya ,dia selalu berdialog dengan sang kyai,akhirnya memang orang orang yang ada dikampung itu tau bahwa dia ini memang orang pintar…..dan pada akhirnya kapan kapan imam sakit dia yang ditunjuk naib pengganti,terachir imamnya mati karena memang sudah tua,dialah yang diangkat jadi imam…..begitu malam pertama jadi imam langsung menangis….sepanjang sholat menangis melulu….kaget para jamaah kenapa imam kita ini nangis melulu dalam sholatnya, hari kedua tambah menangis dia,…jamaah tambah gelisah….hari ketiga sempurnahlah tangisnya meraung raung dia menangis…….akhirnya jamaah tidak tahan ditanyalah sang imam……pak imam ada apa gerangan kk selama tiga hari kita di pimpin sholat kok menangis terus dan hari ketiga kelihatan sudah parah sekali… imam bialang …betul …semenjak meninggalnya imam tua kita …saya mengimami sholat…saya selalu menangis karena :watu saya tidur dimalam hari saya bermimpi …imam kita sementara disiksa dalam kubur,nanti dia bisa selamat kalau kita semua mau mengkaji ulang pelajaran yang diajarkan kemaren…apa itu?...terus terang ternyata keliru beliau mengajarkan kita ….tadi ini saya piker Cuma hiasan hiasan mimpi…hingga saya tidak mau bilang bilang….saya mau buktikan..ternyata hari kedua saya mimpi lagi …dia minta tolong betul supaya diajrkan pelajaran yang benar,bahwa saya tidak pernah berhenti disiksa dikubur selama masyarakat belum berubah……apa itu yang keliru?...dijelaskanlah kemudian..ternyata salah hadist yang dibaca itu….kita tidak boleh sholat pake kayu pake tikus…nantilah kita hentikan..imam kita bisa selamat dan berhenti disiksa ..akhirnya masyarakat kampong itu sadar dengan sesadar sadarnya.
Nah inilah sekedar contoh kalau kita mau menegakkan kebenaran itu.Disamping harus ……BENAR YANG DIBAWA…..YANG MEMBAWANYA JUGA HARUS KONSISTEN DENGAN APA YANG DIBAWAKAN……YANG TDAK KALAH PENTING NYA LAGI YAITU HARUS BENAR CARA MEMBAWANYA.
DEMIKIANLAH PEMBAHASAN KITA KALI INI SEMOGA KITA DIBERI PANJANG UMUR SEHINGGA KITA DAPAT BERTEMU KEMBALI DENGAN PEMBAHASAN TOPIK YANG LAIN WABILLAHI TAUFIK WAL HIDAYAH WASSALUMUALAIKUM WAROHMATULLOHI WABAROKATUH.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar